LATEST POSTS:
Recent Posts

Ilmuwan Menemukan Sebuah Planet Hampir Sebesar Bumi

(Scientists Discover a Nearly Earth-sized Planet)
Oleh: Jennifer Quinn - AP

HATFIELD, England - In the search for Earth-like planets, astronomers zeroed in Tuesday on two places that look awfully familiar to home. One is close to the right size. The other is in the right place. European researchers said they not only found the smallest exoplanet ever, called Gliese 581 e, but realized that a neighboring planet discovered earlier, Gliese 581 d, was in the prime habitable zone for potential life.
"The Holy Grail of current exoplanet research is the detection of a rocky, Earth-like planet in the 'habitable zone,'" said Michel Mayor, an astrophysicist at Geneva University in Switzerland.
An American expert called the discovery of the tiny planet "extraordinary."
Gliese 581 e is only 1.9 times the size of Earth - while previous planets found outside our solar system are closer to the size of massive Jupiter, which NASA says could swallow more than 1,000 Earths.
Gliese 581 e sits close to the nearest star, making it too hot to support life. Still, Mayor said its discovery in a solar system 20 1/2 light years away from Earth is a "good example that we are progressing in the detection of Earth-like planets."
Scientists also discovered that the orbit of planet Gliese 581 d, which was found in 2007, was located within the "habitable zone" - a region around a sun-like star that would allow water to be liquid on the planet's surface, Mayor said.
He spoke at a news conference Tuesday at the University of Hertfordshire during the European Week of Astronomy and Space Science.
Gliese 581 d is probably too large to be made only of rocky material, fellow astronomer and team member Stephane Udry said, adding it was possible the planet had a "large and deep" ocean.
"It is the first serious 'water-world' candidate," Udry said.
Mayor's main planet-hunting competitor, Geoff Marcy of the University of California, Berkeley, praised the find of Gliese 581 e as "the most exciting discovery" so far of exoplanets - planets outside our solar system.
"This discovery is absolutely extraordinary," Marcy told The Associated Press by e-mail, calling the discoveries a significant step in the search for Earth-like planets.
While Gliese 581 e is too hot for life "it shows that nature makes such small planets, probably in large numbers," Marcy commented. "Surely the galaxy contains tens of billions of planets like the small, Earth-mass one announced here."
Nearly 350 planets have been found outside our solar system, but so far nearly every one of them was found to be extremely unlikely to harbor life.
Most were too close or too far from their sun, making them too hot or too cold for life. Others were too big and likely to be uninhabitable gas giants like Jupiter. Those that are too small are highly difficult to detect in the first place.
Both Gliese 581 d and Gliese 581 e are located in constellation Libra and orbit around Gliese 581.
Like other planets circling that star - scientists have discovered four so far - Gliese 581 e was found using the European Southern Observatory's telescope in La Silla, Chile.
The telescope has a special instrument which splits light to find wobbles in different wavelengths. Those wobbles can reveal the existence of other worlds.
"It is great work and shows the potential of this detection method," said Lisa Kaltenegger, an astronomer at the Harvard-Smithsonian Center for Astrophysics.
{[['']]}

Asal Anda Tahu: Akibat Makan Mie Instan


Mie Instan memang sangat berbahaya selain mie sangat beracun dan juga MSG pada mie amat sangat mematikan otak dimana jika anda terus makan akan penyakitan dan juga membuat bodoh. Aneh memang sudah jelas-jelas Mie Instan berbahaya tapi di Indonesia malah kepala negara yang menganjurkan memakan Mie Instan saya tidak tahu iklan kampanye yang mirip dengan iklan mie instan ini menganjurkan atau bagaimana.
Perlu diketahui cara inilah yang akan di manfaatkan untuk membunuh populasi penduduk dunia terutama Indonesia dengan jumlah penduduk banyak. Akibat dari memakan mie instan banyak sekali beredar di berbagai media tanpa tindakan dari pemerintah, berikut salah satu beritanya yang dimuat koran Pikiran Rakyat, Bandung.



Berhati-hatilah bagi Anda penggemar  mi instan.  Jika konsumsi berlebihan, mi instan berpotensi menyebabkan usus dalam tubuh mengalami lengket dan akhirnya bocor karena berlubang.
Hal itu setidaknya menimpa Hilal Al Jajira.  Sejak balita, bocah berumur 6 tahun itu kerap mengkonsumsi mi instan, bahkan menjadi menu sehari-hari.
Kesibukan orang tua mencari uang menyebabkan makanan yang dikonsumsi Hilal, sehingga pada usia awal tahun-tahun pertama kehidupannya sudah terbiasa makan mi insta.
"Pada waktu itu saya dan ayahnya Hilal bekerja sehingga tidak bisa merawat anak sepanjang hari penuh,  Sehingga, kami tidak terlalu mengontrol makanannya, termasuk kebiasaan makan mi instan," kata ibu Hilal, Erna (32) saat ditermui "PR" di kediamannya di Kp. Nagrak RT 3 RW 9 Desa Mangkurakyat, Kec. Cilawu, Kab. Garut, Sabtu (18/7)
Kondisi tersebut baru terdeteksi pertengahan Nopember 2008 lalu saat anak kedua dari pasangan Syaripudin (35) dan Erna itu sudah berusia 5 tahun.  Dia kerap merengek kesakitan pada bagian perut.
"Hilal nangis terus karena perutnya sakit.  Saat itu, kami langsung bawa ke RSU Dr. Slamet Garut.  Karena tidak bisa ditangani, Hilal dirujuk ke RS Hasan Sadikin (RSHS) Bandung," ujarnya.
Setelah didiagnosis, ditemukann kebocoran pada usus Hilal akibat dua sisinya lengket satu sama lain. Untuk mengantisipasi hal itu, dokter terpaksa melakukan operasi dengan memotong usus yang lengket tersebut.
Pernyataan dokter sontak membuat Erna kaget.  "Dokter bilang, usus bocor diakibatkan dari makanan. Seueur teuing makan mi," ungkapnya.
Operasi pemotongan usus memakan biaya hampir Rp. 16 juta.  Setelah pemotongan pertama, ternyata masih ditemukan bagian usus yang bocor sehingga dilakukan operasi kedua dan dibuat lubang anus sementara di perut (colostomy) untuk membiarkan usus hasil potongan merekat.
Kondisi Hilal kini semakin memprihatinkan.  Tubuhnya kurus kering karena zat gizi dalam makanan yang dikonsumsi tidak terserap tubuh akibat fungsi usus yang terganggu.  Ditambah lecet pada bagian perut karena sering berganti-ganti plastik untuk menampung feses dari lubang di perutnya itu.
Selang 3-6 bulan pasca operasi, harusnya Hilal kembali melakukan operasi penutupan lubang di perut dan mengembalikan fungsi anus.  Namun hingga delapan bulan berlalu, Hilal tak kunjung dioperasi.
Kesulitan pendanaan menjadi penyebab.  Apalagi, meski berpenghasilan tidak tetap, keluarga Erna menjadi peserta Jaminan Kesehatan bagi Masyarakat Miskin (Jamkesmas).
Keluarga berharap ada kepedulian dari semua pihak untuk membantu Hilal menjalani operasinya. (Ririn N.F./"PR")***

Inilah yang dialami seorang bocah karena makan mie instan sebagai menu sehari-harinya. Semoga dapat menjadi pelajaran berharga untuk kita semua. Sebelum tahun 2012 sudah banyak rakyat Indonesia yang akan kekurangan gizi akibat dari ini. Tahun 2012 adalah kiamat yang di buat oleh manusia sendiri.
Sumber: http://rykers.blogspot.com/2009/08/akibat-mie-instan-berlebihan-hati2-bagi.html
Kami tambahkan bahwa Islam sebagai agama rahmatan lil 'alamin sudah sejak 14 abad lalu telah mengingatkan hal ini sebagaimana firman Allah Azza wa Jalla sbb:
"Hai sekalian manusia, makanlah yang halal lagi baik dari apa yang terdapat di bumi, dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah syaitan; karena sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata bagimu." [QS. Al-Baqarah 2:168]
Makanan yang halal lagi baik itulah yang akan menyehatkan manusia.  Dewasa ini makanan dengan MSG dan minuman dengan pemanis Aspartame dapat kita jumpai diseluruh peloksok tanah air, baik di kota maupun di desa.  Mudah-mudahan kasus-kasus korban kemanusiaan seperti di atas menyadarkan kita semua bahwa disekeliling kita sudah beredar makanan dan minuman yang membahayakan kesehatan, dan kesadaran tersebut setidaknya dapat mengurangi dampak dari rencana jahat Illuminati yang merencanakan mengurangi jumlah penduduk dunia sebesar 2/3 dari jumlah sekarang sebesar k.l. 6 milyar orang, yang puncaknya akan terjadi pada tanggal 21 Desember 2012 yang mereka sebut sebagai 'harvest souls' .
{[['']]}

Tanda-tanda Akhir Zaman

Hujan Salju Di Padang Pasir

Sebagaimana diberitakan oleh TV Arab Saudi dan diberitakan kembali oleh Nuansa Pagi RCTI bahwa :
Pada Hari Minggu, tanggal 13 January 2002, di Arab Saudi yang merupakan daerah gurun pasir yang sangat panas dimana matahari bersinar sepanjang hari, telah terjadi suatu fenomena alam yang langka!!! yaitu dengan turunnya salju dengan lebatnya. Tepatnya di darah Tabuk 1500 km dari Riyad (Ibukota Arab Saudi) ketebalan salju mencapai 20 cm, dan di Yordania suhu mencapi titik beku (0 derajat celcius). Ternyata tahun-tahun terakhir ini di Jazirah Arab yang notabenenya gurus pasir panas, turunnya salju ini telah sering terjadi, tetapi hal ini ditutup-tutupi atau tidak dipublikasikan secara luas.
Ada apa gerangan dengan terjadinya fenomena alam tersebut?....
Jauh-jauh hari sebelum terjadinya turun salju di Arab Saudi dewasa ini sebagaimana diberitakan di atas, para ilmuan dari King Abdul Aziz University (Arab Saudi) bekerja sama dengan para ilmuan barat dan manca negara telah melakukan penelitian ilmiah mengenai fenomena-fenomena alam yang diterangkan dalam Al-Quran dan Al-Hadist. Salah satunya mengkaji mengenai Hadist Rasulallah SAW di atas.
Kajian ini antara lain dilakukan bersama dengan seorang orientalis, Profesor Alfred Kroner, seorang ahli ilmu bumi (geologi) terkemuka dunia, dari Department Ilmu Bumi Institut Geosciences, Johannes Gutenburg University , Mainz , Germany . Ketika ditanyakan kepada Prof. Korner oleh para Ilmuan King Abdul Aziz sebagaimana diterangkan dalam Islam dan Sains hal. 25-26 :
* Bagaimana Nabi Muhammad SAW bisa mengetahui bahwa dahulu kala jazirah/dataran Arab merupakan padang rumput yang subur dan dipenuhi oleh sungai-sungai yang mengalir?..... Karena Prof Korner tidak beriman kepada Al-Quran dan Al-Hadist, ia menjawab dengan tuduhan bahwa bisa saja Nabi Muhammad SAW mengetahui hal tersebut dari kitab-kitab lama seperti Jabur,Tauret dan Injil yang sering menceritakan bahwa dulu di dataran Arab merupakan padang rumput yang subur dengan banyaknya cerita tentang para pengembala ternak, cerita-cerita tentang kebun anggur dan cerita-cerita tentang pemilik perkebunan yang subur yang sering diceritakan dalam kitab-kitab tersebut. Atau bisa jadi Nabi Muhammad SAW menconteknya dari ilmuan-ilmuan dari Roma pada saat itu.
* Menanggapi tuduhan Prof. Korner tersebut, Ilmuan King Abdul Aziz, menjawab OK, anda bisa saja menuduh seperti itu, tapi apakah keadaan dataran Arab yang subur dahulu kala itu bisa dibuktikan secara ilmiah pada masa Nabi Muhammad SAW hidup 1400 tahun yang lalu?.... Prof. Korner menjawab pada masa itu belum dapat dibuktikan, karena sains dan teknologinya tidak memungkinkan.
* Apakah hal itu benar-benar terjadi dan dapat dibuktikan secara ilmiah dengan teknologi canggih dewasa ini?... Prof. Korner menjawab ya!.. dahulu dataran Arab dipenuhi dengan kebun-kebun yang subur dan sunga-sungai yang mengalir, dan secara ilmiah keadaan tersebut dapat dibuktikan. Prof Korner menjelaskan bahwa dahulu selama Era Salju (Snow Age), kemudian Kutub Utara icebergs perlahan-lahan bergerak ke arah selatan sehingga relatif berdekatan dengan Semenanjung Arab, pada saat itu iklim dataran Arab berubah dan menjadi salah satu daerah yang paling subur dan hijau di muka bumi. Ini merupakan fakta sains yang tidak bisa dibantah.
* Pertanyaan selanjutnya, bagaimana Nabi Muhammad SAW dapat mengetahui juga bahwa sekali lagi dataran Arab itu akan menjadi daerah yang subur dipenuhi kebun-kebun dan sungai-sungai sebagai tanda datangnya hari kiamat, padahal pada masa itu 1400 tahun yang lalu teknologinya belum memungkinkan untuk mengetahui hal tersebut dan informasi tersebut satupun tidak diterangkan baik dalam kitab-kitab terdahulu maupun dalam penelitian ilmuan-ilmuan Roma?....... Prof. Korner menjawab dengn malu-malu, bahwa Nabi Muhammad SAW dapat mengetahui informasi itu pasti dari sesuatu yang mengetahui betul mengenai alam ini (cuma Prof. Korner mengelak untuk mengatakan secara terus terang bahwa sebenarnya informasi itu datangnya dari Tuhan, Allah SWT yang paling tahu tentang alam ini, karena Dia-lah yang telah menciptakan dan mengaturnya) .
* Dan apakah informasi yang dikabarkan Nabi Muhammad SAW 1400 yang lalu bahwa sekali lagi dataran Arab itu akan menjadi daerah yang subur dipenuhi kebun-kebun dan sungai-sungai benar-benar akan terjadi?..... Prof Korner menjawab dengan tegas ya!... karena sebenarnya proses itu sekarang sedang terjadi. Era Salju Baru (New Snow Age) sebenarnya telah dimulai, sekali lagi sekarang salju di kutub Utara sedang merangkak/bergeser perlahan-lahan ke arah selatan mendekati Semenanjung Arab. Hal ini dapat dibuktikan dengan fakta dan sains, dimana tanda-tanda itu nampak dengan jelas di dalam badai salju yang menghujani bagian utara Eropa dan Amerika setiap musim salju tiba.Dan sekarang terbukti bahwa salju telah beberapa kali turun di dataran Arab sebagaimana diberitakan TV Arab Saudi dan RCTI di atas.
Bagi umat Islam yang telah memahami ajaran Islam, turunnya salju di arab saudi ini bukan merupakan hal yang aneh, karena hal ini telah diterangkan oleh Nabi Muhammad SAW 1400 tahun yang lalu. Ketika para sahabat menanyakan kepada Rasulallah SAW mengenai kapan datangnya hari kiamat.Rasulallah SAW menjawab, bahwa pengetahuan mengenai datangnya hari kiamat hanya ada pada sisi Allah SWT.
Tetapi Allah SWT telah memberitahukan tanda-tandanya kepada Rasulallah SAW, antara lain sebagaimana diterangkan dalam salah satu Hadist Rasulallh SAW: "Hari Akhir tidak akan datang kepada kita sampai dataran Arab sekali lagi menjadi dataran berpadang rumput dan dipenuhi dengan sungai-sungai(HR Muslim) " Dari Hadist Rasulullah SAW di atas ada beberapa informasi yang didapat:
1. Informasi datangnya hari akhir / kiamat
2. Dahulu kala dataran / jazirah Arab pernah menjadi padang rumpur yang subur dan dipenuhi dengan sungai-sungai dan
3. Nanti, dataran Arab sekali lagi akan menjadi padang rumput dan dipenuhi dengan sungai-sungai, sebagai salah satu tanda datangnya hari kiamat.
FOTO FOTO BANJIR MELANDA MEKKAH TH 1941
Foto 1 : Kabah kebanjiran

Foto 2 : Banjir masuk masjid


Foto 3 : Banjir masuk sampai ke terowongan Mina

Kejadian di atas merupakan salah satu bukti yang telah dijanjikan Allah SWT bahwa firman-Nya yang disampaikan melalui Nabi Muhammad SAW dalam Al-Quran dan Al-Hadist adalah benar datang dari Tuhan pencipta alam semesta ini, yaitu Allah SWT. Sebagaiman firman Allah SWT : "Al-Quran ini tidak lain hanyalah peringatan bagi semesta alam. Dan sesungguhnya kamu akan mengetahui (kebenaran) berita Al-Quran setelah beberapa waktu lagi" (QS. Shad :87-88)
Wahai umat manusia di dunia, apalagi yang yang menghalagi kita untuk beriman bahwa: "Tiada Tuhan selaian Allah, dan Nabi Muhammad SAW adalah utusan Allah"....... padahal kebenarannya telah terbukti?........ dan hari kiamat telah di depan mata???......Siapkan bekal menuju alam kubur, padang mahsyar & kampung akherat sekarang juga !!!!
Kiriman: Hendra Ernawan, Jakarta

{[['']]}

=E-BOOK=Firqatun Najiyah


firqatun-najiyah-cover
Thaifah Manshuroh, mereka adalah kelompok umat Islam yang konsisten dalam beragama, merealisasikan semua ciri khas Firqah Najiyah dengan amal hati dan jasmani, yang didasari ilmu yang benar yang dibangun di atas dalil syar'i. Thaifah Manshuroh adalah Thaifah yang membawa kebenaran yang dibawa oleh Muhammad Sallallahu 'Alaihi wa Sallam dan disiplin serta berpegang teguh hingga tak bergeming sedikitpun.
{[['']]}
Lihat PETA WISATA ZI'ARAH CIKUNDUL di peta yang lebih besar
Lisensi Creative Commons
WISATACIKUNDUL oleh BUDAKSHARETM disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.
Berdasarkan ciptaan pada http://wisataziarahcikundul.blogspot.com/.
Izin di luar dari ruang lingkup lisensi ini dapat tersedia pada @WISATACIKUNDUL.

 
Support : MOVIE LIVE | LIVE DOWNLOAD
Profile Google + : PUTRA SUNDA | BUDAKSHARE-TM
Copyright © 2014. WISATA CIKUNDUL - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Follow on FACEBOOK : (1) Wisata Cikundul
Follow on TWITER : (2) Wisata Cikundul
Loading the player...